Monday, January 26, 2015

Minggu Pertama Kehamilan

Unknown     8:42 PM  No comments
Minggu Pertama Kehamilan
Ensiklopedia Wanita - Tahapan Kehamilan | Alhamdulillah senangnya hamil!!!!
Pada minggu pertama dari proses ini formasi baru terjadi antara sperma dan ovum. Awal minggu pertama kehamilan adalah saat yang paling tepat untuk menghentikan semua kegiatan yang kurang baik jika dia ingin melanjutkan kehamilannya. Hindari merokok dan mengonsumsi obat-obatan, dan alkohol. Tiga hal yang disebutkan di atas dapat mempengaruhi perkembangan embrio dan menyebabkan bayi tumbuh cacat.

Kondisi Ibu:
Ibu tidak menyadari bahwa dia hamil, meskipun terlambat menstruasi. Minggu ini rahim Anda rusak dan periode menstruasi sedang terjadi. Janin berkembang di dalam rahim, mual, nyeri punggung, kelelahan, perubahan suasana hati, kram kaki, sering buang air kecil, dan sembelit dapat terjadi di awal kehamilan.

Kondisi bayi:
Janin memiliki stok genetik 46 kromosom. Pada saat ini embrio membutuhkan nutrisi
bentuk oksigen dari ibu. Perlahan-lahan hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone) mulai diproduksi untuk membantu pematangan sel telur. Pemupukan (pertemuan sperma dan ovum terjadi 12-14 hari setelah pembuahan dimana embrio pada saat pertumbuhan baru.

Tips:
Catat dan buat kalender kehamilan Anda, sehingga Anda dapat memantau perkembangan anak-anak Anda, dan mempelajari apa yang harus Anda lakukan atau bahwa Anda harus menghindari selama kehamilan.


Diolah dari berbagai sumber
Image Source : 3dpregnancy.parentsconnect.com

Friday, January 23, 2015

Aneka Resep Ayam Goreng

Unknown     5:52 AM  No comments

Ayam Goreng
AYAM GORENG BAWANG

Ensiklopedia Wanita - Aneka Resep Ayam Goreng | Ayam goreng selalu jadi favorit. Yang satu ini ayam direndam dengan bawang hingga aromanya sangat gurih, Dilapisi tepung lalu digoreng hingga renyah. Santap selagi hangat dengan saus cabai, sambal Bangkok atau saus asam manis favorit Anda.

Bahan:
500 g daging ayam tanpa tulang, potong-potong
minyak goring

Bumbu Perendam, aduk rata:
3 siung bawang putih, parut
3 butir bawang merah, parut
1 sdm kecap asin
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam

Tepung Bumbu, aduk rata:
100 g tepung terigu
50 g tepung beras
1 sdm tepung maizena
1 sdt merica hitam bubuk
1 sdt bawang putih bubuk
½ sdt garam

Cara membuat:
1. Aduk potongan ayam dengan Bumbu Perendam hingga rata. Diamkan selama 1
jam agar bumbu meresap.
2. Gulingkan potongan ayam berbumbu ke dalam campuran Tepung Bumbu hingga
rata.
3. Goreng dalam minyak banyak di atas api sedang hingga kuning kecokelatan
dan kering.
4. Angkat dan tiriskan. Sajikan hangat.
Untuk 4 orang

AYAM GORENG RENYAH (TORI NO KARAAGE)

Rendam bumbu minimal 3 jam dan balut tepung sesaat akan digoreng. Santap selagi hangat agar tetap renyah dengan mayones atau saus cabai botolan.

Bahan:
500 g daging ayam (paha atau dada), potong-potong
50 g tepung beras
1 sdm tepung maizena
minyak goreng
jeruk lemon, potong-potong

Perendam:
50 ml – 75 ml maggi seasoning
1 siung bawang putih, parut
½ cm jahe, parut
½ sdm air jeruk lemon/nipis
½ sdt gula pasir

Cara membuat:
1. Perendam : Campur Maggi Seasoning dengan bumbu lainnya. Aduk rata.
2. Masukkan potongan ayam ke dalam bumbu Perendam. Aduk rata. Tutup wadah,
simpan dalam lemari es selama 1-3 jam.
3. Tiriskan daging ayam. Campur tepung beras dan tepung maizena hingga rata.
4. Gulingkan tiap potongan ayam ke dalam campuran tepung hingga terbalut rata.
5. Goreng dalam minyak panas hingga kering dan kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
6. Sajikan hangat dengan jeruk lemon, saus cabai atau mayones botolan.
Untuk 6 orang

AYAM GORENG TEPUNG

Bahan:
1 ekor ayam ras, potong menjadi 10 bagian
minyak untuk menggoreng

Bumbu:
1 sdt jahe parut
1 sdt bawang putih parut
½ sdt merica bubuk
½ sdt garam

Lapisan:
1 butir telur ayam, kocok

Tepung Bumbu, aduk rata:
150 g tepung terigu
1 sdm tepung beras
½ sdt merica bubuk
1 sdt bawang putih bubuk
½ sdt garam

Cara membuat:
1. Tiriskan ayam, aduk bersama bumbu dan diamkan selama 30 menit agar meresap.
2. Celupkan tiap potongan ayam dalam Tepung Bumbu hingga rata.
3. Celupkan dalam telur kocok lalu gulingkan dalam Tepung Bumbu hingga terbalut
rata.
4. Simpan dalam lemari es selama 30 menit.
5. Panaskan minyak banyak dalam panci di atas api sedang.
6. Goreng potongan ayam selama 3-4 menit hingga airnya keluar. Kecilkan api,
goreng kembalis elama 4 menit hingga agak kering.
7. Besarkan api untuk mengeringkan bagian luarnya, biarkan selama 3 menit. Angkat
dan tiriskan.
8. Sajikan hangat dengan saus cabai botolan.
Untuk 6 orang

AYAM GORENG KALASAN

Bahan:
1 ekor ayam buras yang gemuk, potong 4 bagian
2 sdm air jeruk nipis
1 sdt bawang putih
500 ml air kelapa
50 g gula Jawa, sisir
2 sdm kecap manis
1 lembar daun salam
minyak goring

Bumbu, haluskan:
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
1 cm lengkuas
½ sdt merica butiran
1 sdt garam

Cara membuat:
1. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan bawang putih hingga rata. Diamkan selama
1 jam.
2. Didihkan air kelapa bersama bumbu halus, daun salam, gula dan kecap manis.
3. Masukkan ayam, masak hingga kuah habis dan ayam lunak. Angkat dan tiriskan
ayam hingga dingin.
4. Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kering. Angkat, sajikan hangat.
Untuk 6 orang


Thursday, January 8, 2015

Teknik Perawatan Tali Pusat Bayi

Unknown     12:01 AM  No comments
Teknik Perawatan tali pusat Bayi
Ensiklopedia Wanita - Seputar Dunia Wanita |
Tips ini didapat ketika kelahiran anak kedua kami. Setelah kelahiran anak kedua, bidan perawat menganjurkan untuk perawatan tali pusat bayi menggunakan metode perawatan kering dan kamipun mendapat pelatihan sederhana bagaimana cara perawatan tali pusat bayi yang baru lahir dengan metode perawatan kering tersebut.  

Awalnya bidan menerangkan teknik perawatan tali pusat bayi dengan menggunakan alcohol 70% atau deikenal dengan teknik perawatan basah, yang mana kain kasa dibasahin dengan alcohol 70% kemudian dibalutkan ke tali pusat bayi yang baru lahir tersebut. Ternyata dengan menggunakan alcohol  70% itu memiliki beberapa kelemahan diantaranya:

1. Tali pusat akan menjadi lebih lama untuk puput (terputus).

2. Ketika dipakaikan alcohol 70% maka alcohol akan menguap dan sisanya 30% air akan mengendap pada kain kasa yang digunakan untuk membalut tali pusat sehingga menjadikan lembab, akibat dari lembab tersebut akan mengundang adanya bakteri yang kemunginan besar akan mengakibatkan pembusukan dan dikawatirkan bakteri masuk kedalam badan bayi melalui talipusat yang busuk tersebut.

Melihat adanya kelemahan dari teknik perawatan basah tersebut maka muncullah teknik baru yaitu teknik perawatan kering. Teknik ini cukup sederhana dan tidak rumit caranya yaitu :

1. Ketika si bayi selesai dimandikan, tali pusat yang basah kena air kemudian di lap dengan kain kering, sangat dianjurkan dengan kain yang mudah menyerap air sehingga air yang menempel ditapi pusat benar benar kering.

2. Setelah dikeringkan, olesi tali pusat dengan sedikit minyak telon bayi untuk menghindari  bau dari tali pusat yang mengering, setelah itu keringkan kembali olesan minyak telon tersebut hingga kering.

3. Bungkus dengan kain kasa.
Teknik perawatan kering ini selain menghilangkan kemungkinan adanya bakteri yang menempel pada tali pusat, juga akan mempercepat puputnya tali pusat bayi.

Demikian Teknik perawatan tali pusat bayi dengan metode perawatan kering, semoga bermanfaat.